• Minggu, 3 Juli 2022

Survei SMRC, Lebih Dari 80 Persen Masyarakat Menginginkan Pemilu Tetap Dilaksanakan Tahun 2024

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 12:30 WIB
ilustrasi Pemilu (istimewa)
ilustrasi Pemilu (istimewa)

MEDIANEKITA.COM - Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas mengatakan hasil survei dari pihaknya menunjukkan mayoritas masyarakat tidak ingin penyelenggaraan Pemilu 2024 diundur.

"Survei kami pada September 2021 menunjukkan 82,5 persen responden menghendaki pemilu tetap dilaksanakan pada 2024. Jadi, kebanyakan masyarakat memang tetap menginginkan hak politiknya terpenuhi di 2024 dengan tidak mengubah jadwal pemilu," ujar Sirojudin Abbas dikutip dari Antara, Sabtu 22 Januari 2022.

Baca Juga: Pantau Satu Harga MinyaK Goreng, Kemendag Luncurkan Hotline

Sirojudin mengemukakan hal tersebut saat menghadiri webinar Moya Institute bertajuk “Pandemi dan Siklus Politik Indonesia Jelang 2024 ", Jumat.

Hal yang disampaikan Sirojudin tersebut merupakan tanggapan atas pernyataan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yang mewakili aspirasi beberapa pengusaha dengan meminta pelaksanaan Pemilu 2024 diundur ke 2027.

Lebih lanjut, Sirojudin pun memandang belum ada konsensus di antara para penyelenggara negara, baik pemerintah maupun DPR, untuk mengundurkan jadwal pemilu hingga saat ini.

Baca Juga: Kandidat Kuat Pimpin Ibu Kota Negara, Ridwan Kamil Diminta Fokus Urus Jawa Barat

Begitu pula dengan masyarakat Indonesia, menurutnya, pengunduran jadwal pemilu bukanlah aspirasi di tingkat massa.

"Para pendukung pengunduran jadwal pemilu menggunakan preseden sejarah atau hal yang telah terjadi di masa lalu. Saat itu, perubahan jadwal pemilu dimajukan, Pemilu 2002 ke 1999. Namun, yang harus diingat, konteks politik dan sosial kala itu sangat berbeda dengan sekarang," ujar Sirojudin.

Halaman:

Editor: Rifqi Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X