• Kamis, 26 Mei 2022

Gara-gara Jin Buang Anak, Dewan Adat Dayak Desak Polisi Tangkap Edy Mulyadi

- Rabu, 26 Januari 2022 | 19:06 WIB
Dewan Adat Dayak mendesak polisi menangkap Edy Mulyadi atas pernyataannya yang dinilai mendiskreditkan masyarakat Kalimantan. (YouTube Bang Edi Chanel)
Dewan Adat Dayak mendesak polisi menangkap Edy Mulyadi atas pernyataannya yang dinilai mendiskreditkan masyarakat Kalimantan. (YouTube Bang Edi Chanel)

MEDIANEKITA.COM - Pernyataan Edy Mulyadi terkait lokasi Ibu Kota Negara yang baru, Nusantara, di Kalimantan Timur, menuai banyak kecaman.

Terbaru datang dari Dewan Adat Dayak Kabupaten Kapuas Hulu daerah perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Kalimantan Barat.

Dewan Adat Dayak meminta polisi memproses hukum Edy Mulyadi yang dianggap telah menghina masyarakat di Pulau Kalimantan.

Baca Juga: Usai Gaduh Arteria Dahlan, Ridwan Kamil Sesalkan Pernyataan Edy Mulyadi Soal IKN di Kalimantan

"Kami minta Edy Mulyadi dan kawan-kawannya segera ditangkap dan diproses secara hukum pidana dan hukum adat, karena ucapan dia yang beredar di media sosial telah menghina dan merendahkan martabat masyarakat di Kalimantan," kata Ketua DAD Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero.

Dewan Adat Dayak Kapuas Hulu mengutuk keras ucapan Mulyadi yang beredar di media sosial yang menyebutkan berbagai hal tidak patut tentang penghuni Pulau Kalimantan.

Selain itu, dia juga dalam videonya yang beredar mengatakan bahwa Pulau Kalimantan merupakan "tempat jin buang anak".

Baca Juga: Dinilai Merendahkan Masyarakat Kalimantan, Anggota Fraksi PDIP Desak Polri Tindak Edy Mulyadi

Atas kegaduhan yang muncul di publik, Edy Mulyadi kemudian meminta maaf atas pernyataannya yang dinilai telah menyinggung masyarakat Kalimantan.

Halaman:

Editor: Iswah Yudi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X