• Senin, 15 Agustus 2022

Tanggapi Pernyataan Gus Yahya Agar NU Tidak Dijadikan Alat Politik, Jazilul Fawaid: Alat Politik NU Itu PKB

- Selasa, 24 Mei 2022 | 18:52 WIB
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid. (Dok. dpr.go.id)
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid. (Dok. dpr.go.id)

MEDIANEKITA.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Tsaquf meminta agar NU tidak dijadikan sebagai 'senjata' di dalam kompetisi politik.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengklaim bahwa partainya merupakan satu-satunya kendaraan bagi warga NU dalam berpolitik.

Jazilul Fawaid meyakini bahwa pernyataan Gus Yahya itu tidak ditujukan untuk partainya. Sebab, dirinya menyebut bahwa antara NU dan PKB ibarat dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan. 

Baca Juga: Sinopsis Film John Wick 3 yang Tayang di Bioksop Trans TV Malam Ini, Kisah Perburuan Buronan Penuh Aksi

"Tentu kami setuju karena memang alat politik NU itu PKB. Jadi apa yang disampaikan beliau untuk partai-partai lain, bukan untuk PKB," kata dia kepada wartawan di kompleks parlemen, Selasa 24 Mei 2022.

Dia juga menyangkal pernyataan pihak yang menyebut partai-partai lain, selain PKB merupakan bagian dari NU.

"Saya ini lahir dari NU tidak bakal bisa dipisahkan dari NU, meskipun saya PKB. Tapi kalau ada orang bilang Golkar itu NU, enggak mungkin, dari mana sejarahnya. PDIP itu NU, enggak mungkin, dari mana sejarahnya. Ga ada sejarah itu," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Gus Yahya meminta kepada semua partai politik agar tidak menggunakan NU sebagai alat dalam kompetisi politik.

Baca Juga: Terungkap! Artis GI yang Ditangkap Polda Jawa Barat Saat Pesta Sabu Gary Iskak

Halaman:

Editor: Rifqi Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X