• Minggu, 25 September 2022

Miris! KPK Sedih Harus Tangkap Hakim Agung Terkait Dugaan Suap Pengurusan Perkara di Mahkamah Agung

- Kamis, 22 September 2022 | 19:07 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron. (Foto: PMJ News/Dok Net).
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron. (Foto: PMJ News/Dok Net).

MEDIANEKITA.COM - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku prihatin dan miris ketika harus menangkap Hakim Agung atas dugaan suap.

Diketahui, salah seorang Hakim Agung ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung.

"KPK bersedih harus menangkap Hakim Agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan ini sangat menyedihkan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya, Kamis 22 September 2022.

Baca Juga: Anne Ratna, Bupati Purwakarta ‘Gugat Cerai’ Dedi Mulyadi, Apakah Sama dengan Istilah Cerai Talak?

Pimpinan KPK mengharapkan penangkapan terhadap Hakim Agung tersebut menjadi yang terakhir terhadap insan hukum.

"KPK sangat prihatin dan berharap ini penangkapan terakhir terhadap insan hukum. Mengingat artinya dunia peradilan dan hukum kita yang semestinya berdasar bukti, tetapi masih tercemari uang. Para penegak hukum yang diharapkan menjadi pilar keadilan bagi bangsa, ternyata menjualnya dengan uang," ujar Ghufron.

Padahal, kata Ghufron, KPK sebelumnya juga telah memberikan penguatan integritas di lingkungan Mahkamah Agung, baik kepada hakim dan pejabat strukturalnya.

"Harapannya tidak ada lagi korupsi di MA. KPK berharap ada pembenahan yang mendasar, jangan hanya 'kucing-kucingan'. Berhenti sejenak ketika ada penangkapan, namun kembali kambuh setelah agak lama," tambah Ghufron.

Baca Juga: Nikita Mirzani Ditantang Untuk Bertemu Langsung Dengan Najwa Shihab: Dianya Berani Gak Ketemu Gue?!

Halaman:

Editor: Rifqi Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X