• Minggu, 3 Juli 2022

Pendukung UAS Kerap Layangkan Teror dan Ancaman, Organisasi Muslim Singapura Dukung Keputusan Pemerintah

- Kamis, 26 Mei 2022 | 12:31 WIB
Singapura Tolak Minta Maaf Terkait Kasus UAS
Singapura Tolak Minta Maaf Terkait Kasus UAS

MEDIANEKITA.COM - Organisasi tokoh muslim Singapura yang tergabung dalam Grup Rehabilitasi Religius (RRG) menyatakan pihaknya setuju dengan keputusan pemerintah Singapura

Sebagaimana diketahui pemerintah Singapura menolak kedatangan Ustadz Abdul Somad (UAS) karena dianggap memiliki pandangan radikalisme.

RRG pun sangat menyesalkan adanya penceramah yang tak sejalan dengan nilai-nilai Islami dan universal terhadap kemanusiaan, belas kasih, rasa cinta terhadap sesama.

Baca Juga: Kalender Jawa: Berikut Penjelasan Primbon Jawa tentang Keberuntungan dan Kemalangan Jumat Pon, 27 Mei 2022

"Kami sangat mendukung posisi pemerintah Singapura bahwa pandangan dan orang-orang yang memecah belah tidak memiliki tempat di negara ini." tulis RRG dikutip dari akun Facebook resminya, Kamis 26 Mei 2022.

RRG sendiri merupakan organisasi untuk meredam radikalisme di Singapura. Mereka kerap memberi konseling terhadap sejumlah muslim yang terpapar radikalisme, narapidana teroris, dan mereka yang menyebarkan ekstremisme.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura K Shanmugam juga sempat memberikan pernyataan keras terkait UAS, terlebih ketika para pendukung UAS turut memberikan komentar dan ancaman teror melalui media sosial.

Baca Juga: Berikut Susunan Bacaan Tahlil Lengkap Beserta Doanya!

Baca Juga: Ketan Kuning Serundeng, Kudapan Khas Nusantara yang Miliki Banyak Manfaat Untuk Kesehatan Tubuh

Halaman:

Editor: Rifqi Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X